[05.06.16] Little Happiness from Little People

IMG_20160605_080813
Pagi ini pukul 08.14 aku melihat pemandangan sederhana yang paling indah. Dua anak laki-laki yang satu mungkin masih berumur 9-10 tahun sementara yang lebih kecil lagi (adiknya) berumur sekitar 7 tahun.

Jika dilihat dari penilaianku, sang adik adalah tipe bocah yang amat sangat cerewet. Dia selalu bertanya, “Ini apa, Mas?”, “Mas, lagi ngapain sih?”, “Lho kok ini begini sih, Mas?” sambil berpindah-pindah tempat, terkadang bahkan menempel pada kakaknya seolah tak ingin ketinggalan satu hal pun darinya.
 
Dan sang kakak juga dengan begitu sabar menjawab, “Lagi download, Dek. Hei, kamu jangan lari-larian begitu dong.” atau “Ini download aplikasi.” kemudian mengajak adiknya duduk di sampingnya, mengajari dengan sabar bagaimana bermain COC seraya mengusap rambut adiknya dan tak segan mengoreksi dan mengajarinya kembali saat si kecil membuat kesalahan tanpa terlihat marah ataupun terganggu sama sekali meskipun kadang adiknya malah bertindak lebih menyebalkan seperti bicara dan bertanya terus menerus. Kemudian dia hanya akan menjawab pertanyaan itu satu per satu, tak ada satu pun yang terlewat.
 
Di sini aku merasa kalah dan lebih kekanakan. Mungkin karena terbiasa hidup sebagai yang paling kecil umurnya dan mendapat apapun yang kuinginkan sehingga sampai saat ini sulit untuk mengerti dan merasakn indahnya berbagi bersama saudara.
 
Di sini pula aku merasa iri. Andai dulu aku seperti ini, andai dulu aku mempunyai adik yang bisa mengajariku arti berbagi sesuatu. Berbagi momen, berbagi waktu, berbagi hal yang kupunya.
 
Lalu aku tersadar. Sekarang bukanlah waktu untuk menyesalinya karena masih banyak orang yang bisa kuajak untuk melakukan hal itu bersama. Sahabat dan keluarga.
 
Happy sunday ^^

2 thoughts on “[05.06.16] Little Happiness from Little People

  1. Yaa semua’y jga ada enak dan ga enak’y. Aku aja punya 4 adik mereka semua menyebalkan, tpi terlepas dari itu semua mereka memberikan warna dalam kehidupanku dgn sifat2 mereka yg berbeda.
    Berbagi ga cuman harus dgn keluarga, dgn adik kelas, sahabat jga bisa. Terlebih skrg teknologi semakin mendekatkan yg jauh dan terkadang menjauhkan yg dekat….

  2. Ahhh… aku bahkan sangat cuek dg kakak.. dan sebaliknya. mungkin bukan cuek, tapi cara perhatiannya yg berbeda. Ketika org lain bercanda dg kakaknya aku suka berpikir ‘ingin spt mereka!’ ‘Sebesara apakah kasih sayang mereka?’ Bgmn slg menyayanginya? Ah banyak. Tapi nyatanya selaramg aku disni bersama kakakku dg cara kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s