[Excerpt] At Gwanghwamun

At Gwanghwamun
Cho Kyuhyun/Song Hyo In
Bagian 1: Balada Banjir di Pertemuan Pertama
By Valuable94

excerpt_book_piece-300x300

~Excerpts~

Pertemuan bisnis bernuansa kencan, mungkin itu yang diharapkan ayah. Sayangnya, pria tadi tak begitu menarik perhatianku sejak awal. Hanya aku memang tak bisa melupakan kejadian mengerikan tadi siang.

Ayah tidak tahu seleraku sudah berubah. Mungkin dulu aku menyukai body member boyband, tapi sekarang aku merasa telah menyia-nyiakan mata dengan berpaling dari makhluk barat bermata biru dengan perut seperti papan cucian.

Lihatlah Tom Cruise, Jamie Dornan, model Inggris seperti David Gandy. Mereka tiada duanya, tapi sayangnya kebanyakan dari mereka sudah punya anak. Itu membuat penyesalanku bertambah berkali-kali lipat.

“Bagaimana tadi siang?” tanya ayah di tengah makan malam.

“Dia putih. Sangat putih, hampir seperti mayat hidup.”

“Maksudku pertemuannya, bukan teman ayah.”

“Oh, ya begitulah. Semuanya lancar. Kecuali bagian celana yang basah.”

Ayah meletakkan sumpit ke meja. Semua berhenti makan termasuk ibu. Mereka berdua menatapku dengan tatapan setajam samurai. Mata ayah yang sudah lebar kini melotot padaku. “Apa yang sudah kau lakukan padanya?”

Nafsu makanku hilang seketika, padahal aku masih sangat lapar. Semua makanan lezat di meja terlihat sepeti gundukkan rumah semut.

“Tidak ada.” aku mengelak.

“Kau menumpahkan air di celananya?”

Aku langsung menggeleng. “Tentu saja tidak. Tadi itu hanya kecelakaan. Lagipula itu juga karena teman ayah.”

Kali ini aku tak mau kalah dengan ayah. Sudah cukup ia selalu mengatur kehidupanku, bahkan meski aku sudah mengikuti semua keinginannya ayah masih saja menuntut apa yang sebenarnya berada di luar kendalinya.

“Katakan pada ayah!”

Ibu terkesiap, aku mengkerut di balik meja melihat ayah mengacungkan garpu padaku.

“Ayah, kau sangat berlebihan,” teriakku dari balik meja.

“Katakan apa yang sudah kau lakukan pada teman ayah sebelum garpu ini mengenai kepalamu, dasar pembuat masalah.”

“Sudah tahu aku pembuat masalah kenapa masih menyuruhku melakukan pertemuan bisnis.” aku masih bersembunyi di balik meja. Mendengar napas ayah masih memburu, aku tak berani mengorbankan kepala terkena garpu hanya untuk mengintip bagaimana reaksi ayah.

“Katakan saja, apa yang sudah kau lakulan padanya?” sekarang ayah berteriak.

Dadaku berdegup kencang. Ancaman garpu dan suara petir ayah benar-benar menakutkan. Aku tidak yakin bisa mengatakannya di sini. Siang tadi benar-benar bencana dan melukai harga diri dan dompetku karena celana mahal itu rusak gara-gara aku.

~excerpts~

Full story-nya later yaa ^^

27 thoughts on “[Excerpt] At Gwanghwamun

  1. Kirain sdh full story
    Tp gpp dech, dtunggu aja pkokny

    Oneshoot / gmn eon ???
    Smoga oneshoot tp bikinin kyu yg tergila2 n b berjuang

  2. parah,parah,parah! sumpah ka gak sabar banget sama full storynya,cepet dibuat dan semangat terus ka nulisnya! Ditunggu bgt ide-ide liar nan memukaunya ^^~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s