[Ficlet] The One and Only

Title: The One and Only
By: Valuable94
Casts: Cho Kyuhyun (SJ)/Song Hyo In (OC)
Rate: G
Lenght: Ficlet
Disclaimer: I do not own Kyuhyun. OC and story are mine. OOC. Do not copy-paste and rename the casts.

IMG-20140830-WA0001

***

 

Aku mencari kepingan puzzle yang hilang di tengah timbunan salju—tanpa arah. Hanya putih yang bisa kulihat. Hembusan angin yang menerbangkan rambut terasa begitu menggigit. Entah hatiku yang terlanjur beku atau memang dingin ini yang membuat semuanya mati rasa. Aku tak lagi menghiraukan sapuan salju tipis yang menempel di seluruh tubuhku.

Bagiku, berjalan bersamamu lebih sulit daripada ini. Lebih sakit dari sekedar dingin badai salju yang menerpa.

“Apa yang kau lakukan di sini?”

Aku menoleh ke belakang. Jantungku bergejolak seketika. Meraung dengan debaran tak menentu melihat mata tajam sehitam jelaga milik Kyuhyun menatapku lekat. Kedua tangannya terlipat di bawah dada. Ada seringaian manis di sana.

Oh, betapa aku merindukan kedua cekungan di sudut bibir itu.

Teruslah tersenyum, Kyuhyun Oppa!

Oppa!”

Aku berlari. Mengangkat gaun pengantin putihku setinggi lutut dan berlari padanya. Mengabaikan gigitan salju di bawah kaki telanjangku. Gelenyar hangat di tengah badai salju menyelinap pelan—menyelimutiku saat dekapan Kyuhyun membungkus tubuhku dengan rapi dan hangat seolah tubuhnya memang diciptakan untuk memelukku. Sempurna.

“Apa yang kau lakukan di sini, Sayang?” Kyuhyun membelai pipi kiriku pelan dengan punggung tangannya.

“Aku sedang menyusun puzzle, tapi aku kehilangan kepingan terakhirnya,” gerutuku. Aku mengernyit saat menyadari kehadirannya yang terlalu cepat, “hey! Bagaimana kau bisa ada di sini. Bukankah turnamen ski-nya belum selesai?”

Kyuhyun tersenyum seraya mengangguk. “Aku pulang lebih awal. Hanya ingin melihat pengantinku memakai gaunnya.” ia memegang kedua bahuku. Mendorongku pelan hingga menciptakan ruang sepanjang setengah meter di antara kami. Aku menunduk malu saat Kyuhyun menatapku lekat. Lengkap dengan senyum lebarnya yang menawan.

Aku jatuh cinta lagi dengan pria ini—berkali-kali.  

“Tutup matamu!”

“Eh, untuk apa?” tanyaku heran.

Kyuhyun hanya menggeleng pelan. “Aku punya sesuatu untukmu,” lirihnya.

Aku mengangguk kemudian menutup rapat mataku. Kyuhyun membuka telapak tanganku lalu menaruh sesuatu di sana kemudian membuat pipiku memanas dengan satu kecupannya di dahiku. “Aku di sini. Di sampingmu selamanya,” bisiknya. Deru napas Kyuhyun menerpa telingaku dengan lembut, “buka matamu!”

Hembusan napasnya membangunkanku, seperti angin yang membawa dingin salju. Menyapa dan membuka mataku untuk kembali pada dunia yang sebenarnya. Dunia tanpa Kyuhyun.

Aku bangkit perlahan seraya memegangi punggungku yang terasa nyeri karena tidur dengan posisi duduk dan membungkuk. Heran saat mendapati satu keping terakhir puzzle yang sudah kususun sejak tadi pagi sudah berada di tanganku.

Ini dari Kyuhyun?

“Terima kasih,” gumamku kemudian memasang kepingan tersebut. Tersenyum senang melihat mempelai pria itu memakaikan cincin pada pengantin wanitanya. Mereka bahagia dengan senyum manis di sana.

Perhatianku teralih saat geraman mesin mobil memasuki pelataran rumah Kyuhyun. Aku terjaga kembali lalu berdiri. Melangkah cepat meninggalkan kamar Kyuhyun yang mulai gelap tanpa lampu. Sekali lagi kuangkat juntaian gaun yang menutupi kaki telanjangku. Langkahku terlalu berat untuk sekedar melangkah pelan. Mungkin lantai kayu ini juga akan menjerit karena merasakan beban yang kupanggul.

Aku menuruni tangga dalam diam. Menatapi ruang tamu yang terlihat lebih ramai dari biasanya. Ada orangtuaku, kedua calon mertuaku, dan beberapa sanak keluarga kami. Tak tahu ekspresi apa yang harus kutampilkan pada mereka. Aku tahu kami berada pada titik yang sama. Kehilangan.

Haruskah aku tersenyum? Tidak mungkin.

Mata mereka menyendu dan merah. Ibu menyambutku saat aku sampai di samping mereka dan tak lama kemudian pintu rumah terbuka. Kyuhyun-ku pulang—dengan utuh, tapi tak lengkap. Ada batu yang menyumpal tenggorokan dan memukul dadaku. Sakit dan sulit untuk bernapas. Kyuhyun terbaring tenang di dalam kotak kayu berwarna cokelat mengkilap. Matanya tertutup dan tanpa napas.

Mataku memanas, tapi tak setetes pun cairan keluar dari sana. Aku tak bisa mengalihkan pandanganku darinya sedetikpun. Oksigen di sekitarku menipis saat ibu Kyuhyun menangkup dan mengecupi wajahnya yang tenang dan pucat.

Apa yang harus kulakukan?

Selama beberapa menit aku hanya bisa menyaksikan drama ini dan membiarkannya terus berputar di depan mataku. Hingga di saat yang tak kuketahui pastinya—di tengah isak tangis ibu Kyuhyun dan kelam yang menyelimuti rumah ini, aku terkesiap saat merasakan hangat di kedua bahuku dan merambat melingkupi punggungku.

“Kau cantik.”

Oppa.” suaraku lebih mirip gumaman. Debaran jantungku kembali mengeras saat suara Kyuhyun terdengar samar di telingaku. Layaknya hembusan angin yang membawa serpihan salju yang dingin. Sangat kontras dengan rengkuhan hangat yang ia berikan. Aku menunduk dan menutup mata seraya memeluk tubuhku sendiri—berusaha memastikan jika Kyuhyun memang pulang hari ini.

“Kau pulang?” batinku.

“Ya, aku pulang untuk melihat pengantinku hari ini.” Darahku berdesir cepat mengalir keseluruh tubuh.

Senyumku tersungging pelan. “Terima kasih sudah menyambutku.”

Dan hangat ini semakin memenjaraku dalam kedamaian. Aku tahu Kyuhyun di sini tengah merengkuhku. Aku bisa merasakannya sekalipun tubuh di depanku ini telah tertimbun longsoran salju setinggi tujuh kaki, sekalipun aku kehilangan hangat tubuhnya. Namun dian kasihnya akan tetap menjadi milikku.

Kyuhyun-ku di sini.

Bersamaku untuk pernikahan kami hari ini dan selamanya.

 

 

FIN

31 thoughts on “[Ficlet] The One and Only

  1. Udh baca td d fb ching,tp pngen bca lg d sini ,yg tdix cum mw nangis , krg mlah udah ngucur ne air mata ,feelx dpet banget d sini,bener” kehilangan q , huwaaaaa …T,T
    Itu matix knpa ching ?? Pa krn turnamen sky x?? Nyesekkk bingit ,,,

  2. Kyuhyun oppa cerita nya meninggal di hari pernikahannya , gak tega lht Hyo In kl kaya gini . Feelnya dapet bgt , apalagi pas bagian ceritain kepulangan Kyuhyun yg utuh tp tdk lengkap . Huaaaaaaaa nyesek bgt rasanya
    Keren bgt ceritanya , singkat tp ngena bgt dihati berasa .
    Ditunggu cerita Kyu-Hyo In lainnya ^^

  3. Waaa sedih yaaa😦 kasian hyoin😥 ceritanya bagus dan feelnya dapet dan nyeseknya dapet… “Kyuhyun-ku pulang—dengan utuh, tapi tak lengkap.” INI LINE PALING SEDIH PLIS HUHU T_T

  4. Chingu… Ff mu bikin nyesek senyeseknya. Seandainya aku tau ceritanya tuhh kek gini aku nggak bakalan baca coz aku nggak suka ff yg sad. Astaga. Tp ffmu keren. Feelnya dpt. Dan pasti bikin nangistengah malam.
    Selamat

  5. Ga ada yg lebih nyesek dari ini? mati di hari pernikahan sendiri 😭😭😭😭😭 matinya karena turnamen ski lagi TTTTTT yang keren dikit napa Kyuuuuu. Hueeeeee. Nyesek sekali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s