[Short Story] A Day

A Day
Cho Kyuhyun/Song Hyo In

by: Valuable94

(Lanjutan Listen to My Wish)

Image

7 am

Kyuhyun mengamati pergerakan Hyo In dengan heran. Seraya memasang kaus kaki, ia menatap penuh tanya apa yang sedang isterinya lakukan sejak beberapa menit yang lalu. Dengan masih berbalut piyama handuknya dan kepala yang tertutupi benda yang sama, Hyo In sibuk merutuk dan membongkar berkas-berkas yang di kamar mereka.

“Kau sedang mencari apa?”

Kyuhyun beranjak dari duduknya di atas ranjang kemudian menghampiri Hyo In yang tengah membongkar salah satu laci di meja belajarnya.

“Berkasku hilang,” gerutu Hyo In.

“Berkas apa?” Kyuhyun duduk di kursi di samping Hyo In.

“Berkas untuk pertunjukkan akhir musim semi nanti di sekolah. Aku ‘kan ketua panitianya.”

Kyuhyun menghela napas, “Memangnya kau taruh dimana?”

“Kalau aku tahu aku tidak mungkin kebingungan sekarang,” Dengus Hyo In kesal. Ia berbalik menatap Kyuhyun yang masih duduk di sampingnya menahan tawa.

“Apa mungkin tertinggal di rumah ayah dan ibu?”

“Seolma. Aku tidak membawa berkas apapun selama di sana.”

Hyo In mendesah lelah kemudian menatap lesu pada Kyuhyun. Sesaat kemudian ia terhenyak, “Aigoo! Oppa kenapa kau belum memakai dasi. Ini sudah jam berapa, huh?” Hyo beranjak menuju lemari kemudian mengambil salah satu dasi di sana.

Kyuhyun mengikuti Hyo In lalu berdiri di belakang Hyo In . Menyambut senyum Hyo In setelah gadis itu menutup pintu lemari, berbalik ke arahnya lalu memasangkan dasi untuknya.

“Apa kau akan masuk sekolah hari ini?”

Hyo In mengangguk, “Untuk hari ini aku mau menyerahkan berkas pertunjukan dan membatalkan rencana cuti bulan madu lalu ada latihan untuk pertunjukan.”

Kyuhyun mengernyit tak suka, “Kenapa dibatalkan?” gerutunya seraya menarik pelan pinggang Hyo In hingga tubuh mereka menempel.

“Ada latihan setiap harinya hingga 2 bulan ke depan dan setiat staff pengajar harus ikut berpartisipasi.”

Kyuhyun mendengus kecewa, “Termasuk kau?”

“Tentu saja. Kau pikir aku hanya pajangan saja di sana.”

“Geuraseo, Song songsaengnim?” tanya Kyuhyun sangsi seraya menyeringai.

Karena kesal, akhirnya Hyo In mengengcangkan ikatan dasi Kyuhyun hingga membuatnya sedikit terbatuk ia malah terbahak seraya mencubit pipi kiri Kyuhyun hingga nampak sedikit memerah.

Beberapa saat kemudian wajah merah Kyuhyun menormal setelah Hyo In mengendurkan ikatan dasinya.

“Haruskah dibatalkan? Aku bahkan sudah mendaftar beberapa landmark di Sapporo yang akan kita kunjungi,” ujar Kyuhyun sedikit kecewa.

“Kupikir kau mengiyakan permintaanku hanya karena aku akan membuang stick game-mu jika kau menolak.”

“Iya, itu memang salah satunya…” Hyo In mendengus seraya menatap malas pada Kyuhyun. “tapi setelah kupikir-pikir, tidak ada salahnya juga memikirkan hal itu.” kedua pipi Hyo In merona saat Kyuhyun mengecup bibirnya singkat. Kyuhyun mendengus malas lagi saat bibirnya tertahan telapak tangan Hyo In saat hendak mencium gadis itu lagi.

Hyo In tersenyum malu, “Cepat sarapan. Setelah itu antarkan aku ke sekolah.”

Kyuhyun menghela napas kecewa saat Hyo In melepas kedua tangannya yang masih melingkari pinggang Hyo In. Ia berjalan gontai, menyambar jas dan tasnya kemudian berhenti di ambang pintu, menatap penuh harap pada Hyo In yang tengah berganti baju.

“Jangan mengintip, oppa!”

“Arrayo,” dengus Kyuhyun kemudian menutup pintu sedikit keras. Membuat Hyo In terkikik geli.

 

8 pm

“Aku pulang.”

Kyuhyun melipat majalahnya kemudian memilih memerhatikan langkah lesu Hyo In di depannya.

Gadis itu menghempaskan tubuhnya di samping Kyuhyun saat tangan kekar itu terbuka untuknya. Mengecup pipi pucat itu sekilas, menyandarkan kepala beratnya di atas dada bidang Kyuhyun, menghirup feromon pria itu sebagai pengganti oksigennya seraya menutup mata menikmati usapan lembut Kyuhyun di rambutnya.

“Bagaimana latihannya hari ini?”

“Melelahkan,” Hyo In mengeratkan pelukannya di perut Kyuhyun.

“Sulit?”

Hyo In menggeleng, “Tidak juga. Aku hanya perlu mengingat beberapa kunci nada piano saja.”

“Kau bermain piano?” seru Kyuhyun.

“Ekspresimu berlebihan, oppa.” Kyuhyun terkikik saat cubitan Hyo In mendarat di pinggangnya.

“Siapa yang mengajarimu?”

“Henry-ssi.”

“Eoh, bocah itu benar-benar ingin jadi guru?” Kyuhyun tertawa pelan.

Hyo In mengangguk, “Bulan depan dia akan dipromosikan sebagai guru tetap.”

“Sepertinya tidak percuma dia keluar dari kantorku dan memilih mengajar musik.”

“Hum. Dia pria yang berbakat dan lucu. Anak-anak banyak yang menyukainya.”

Usapan lembut Kyuhyun terhenti tiba-tiba membuat Hyo In mendongak dan terheran melihat Kyuhyun tengah mencebekkan bibirnya.

“Kenapa?”

Kyuhyun mendengus kesal, “Harusnya kau tahu aku cemburu mendengarmu memuji mantan asistenku.”

Hyo In terbahak kemudian mengecup bibir Kyuhyun yang mengerucut. Membuat Kyuhyun lupa dengan cemburunya dan menggigit hidung Hyo In. Kyuhyun berjengit saat pukulan kecil gadis itu mengenai dadanya.

“Oppa, sakit!” pekikan Hyo In menghentikan kegiatan Kyuhyun.

“Minta maaf!”

“Iya, iya, maafkan aku.” ujar Hyo In seraya mengelus hidungnya yang memerah.

“Kalau begitu sebagai permintaan maafmu, buatkan aku makan malam.”

Hyo In terhenyak, “Astaga! Kau belum makan malam?” Kyuhyun menggeleng, “Aku menunggu masakan isteriku.”

“Aish! Kenapa tidak bilang dari tadi.” Hyo In segera beranjak meninggalkan Kyuhyun menuju dapur dan memakai apronnya.

“Ya! Ganti bajumu dulu. Aku tidak akan mati hanya karena menunggumu ganti baju.” teriak Kyuhyun dari ruang TV.

“Nanti saja!”

 

END

28 thoughts on “[Short Story] A Day

  1. Astaaagaaaa ini pasangan sweet banget siih.. singkat tp kereennn … ahh kyu rencana buat sarang nya kapan? Wkwk

  2. Ksian kyu ga jdi bulan madu,, buat si ‘sarang’ d rumah za oppa.. klw hyo in ga mau,, sma qu za… ckkckckckkc #d cincang hyo in

  3. Asik bngt lihat kehidupan rmh tangga kyu hyo . suami yg pengertian tp punya kadar cemburu yg kelewat batas wkwkwk dan hyo in yg periang , penyabar menghadapi tingkah childish suaminya dan berbakat dalam mengurus semua hal, sanggup bngt hyo in udh seharian beraktifitas diluar sampai di rmh harus krja lg mengurus suaminya. salut bngt sama wanita yg kyk gini, lihat aja kyu jd gk mau makan demi makan buatan istrinya sendiri, padahal kyu aja udh pasti lapar bngt. So sweet bngg la kekompakan Kyu hyo ^^

  4. lha brarti hyo in msih sekolah dan sudah punya suami yg sudah kerja??? O.o
    berarti kyuuuu menikahi gadis kecil donk,. :O
    hohoho tp sih tetep romantis,.🙂 q sukaaa,.😀

  5. woaaaaaaaaa ditunda? Bulan madu ditunda? Ottokhe? Kasian kyu fufufufu~ Hyo In baik banget, dia ga lebih mementingkan murid2nya dari pada bulan madu. Ciku ciku ciku cho kyu, kan bulan madu bisa dimana aja *eh ahahah

  6. Kyaaak kapan bulan hyoin pergiiii kkkk😄
    Kependekan kaaak dan aku ngga ngeh knp judulnya ‘A Day’ hehehe
    Ditunggy next part ^^
    Anw aku menanti Reset juga loooh hehe kangeen❤

  7. Klw Hyo In masih terus2n ngajar,Lalu kapan mereka pergi Bulan Madu’a ??
    Padahal pengen cepet2 liat mereka buat ‘Sarang’ *ehh
    Maksud’a pengen cepet2 mereka punya ‘Sarang’😀

  8. Aku sempet kaget tadi, ku kira Hyo in itu masih sma😮 terus pas baca kyuhyun manggil Hyoin “Geure, Song Songsaengnim” baru ngehh ternyata dia itu guru. fiuuuhhhh😀 tetep deh, mereka sweet sekali..

  9. Wah Hyo In ternyata guru toh….sama dong kayak saya. Seandainya punya rekan kerja kayak Henry bakalan betah dah lama2 di sekolah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s