[Short Story] Nae Sowoneul Deueojwo (Listen to My Wish)

Nae Sowoneul Deureojwo (Listen to My Wish)
Cho Kyuhyun/Song Hyo In
by: Valuable94

(Lanjutan When the Wedding is coming)

Image

8 PM

 

Hyo In POV

 

Semua hal di dunia ini hadir membawa alasan sendiri-sendiri namun terkadang ada satu hal yang hadir tanpa alasan.

 

Bukan. Bukan tanpa alasan. Hanya kau saja yang belum tahu atau bisa jadi kau tidak mau tahu alasannya dan hanya ingin menikmati apa yang kau lakukan kini.

 

“Jadi kapan kita akan bulan madu?”

 

Kyuhyun menoleh ke arahku sesaat, tertawa pelan kemudian beralih kembali pada LCD di depan kami.

 

Aku mendengus pelan saat ia tak juga menjawab pertanyaanku dan hanya sibuk dengan stick game di tangannya.

 

“Oppa!”

 

“Heum,” jawabnya tanpa menolehku.

 

“Kapan kita akan bulan madu?” tanyaku sekali lagi seraya mengguncang bahu Kyuhyun pelan.

 

Kyuhyun menghela napas pelan, mem-pause starcraft-nya yang baru mencapai level awal kemudian menarik tanganku pelan. Ia membawaku duduk di antara kedua kakinya, sedikit memajukan tubuhnya hingga kini tubuhku terasa menghangat karena punggungku yang menempel dadanya.

 

“Memangnya kau mau kemana, hum?” tanyanya seraya mengecup bahu kananku.

 

“Aku ingin ke Sapporo, bagaimana?”

 

“Sapporo? Euummm… Kurasa…”

 

“Ayolah, oppa. Aku ingin ke sana,” desakku.

 

Kyuhyun mengeratkan pelukannya di perutku.

 

Kuambil stick game yang berada di bawah kaki Kyuhyun kemudian mengangkatnya tinggi.

 

“Aku akan melempar stick ini kalau kau menolak,” ancamku. Membuat Kyuhyun cepat-cepat meraih tanganku.

 

“Ya! Ya! Ya! Baiklah aku tidak akan menolak tapi jangan buang stick-ku.”

 

Aku terkikik keras saat ia masih berusaha meraih stick-nya yang kini kudekap erat.

 

“Berikan stick itu padaku, aku ‘kan sudah menyanggupi permintaanmu.”

 

Kyuhyun berusaha membuka dekapanku dengan menggelitikiku. Membuatku terbahak karena geli.

 

“Oppa, hetikan! Geli.”

 

Kyuhyun masih menggelitikiku sekalipun aku sudah memintanya berhenti berkali-kali.

 

“Haah… Aku menyerah. Ambil saja pacarmu ini.”

 

Kuberikan stick itu pada Kyuhyun kemudian bersandar di dada Kyuhyun seraya mengatur napasku terengah karena terlalu lama tertawa.

 

“Kapok?”

 

Aku menggegeleng seraya tertawa, “Tidak.”

 

“Ya!” dengan sigap kutahan tangan Kyuhyun yang hendah menggelitikiku lagi.

 

“Berhenti mempermainkanku atau…”

 

“atau apa?” sergahku.

 

Aku mulai bergerak tak nyaman saat Kyuhyun mengeratkankan pelukannya kemudian mendekatkan bibirnya di telinga kananku.

 

“Atau aku akan memakanmu sekarang juga.”

 

“YA! OPPA HENTIKAANN!!!” aku berteriak seraya meronta dari dalam pelukan Kyuhyun karena ia tengah menggigiti leher dan bahuku keras.

 

“Oppa, jangan menggodaku. Aku masih mens…”

 

Seketika gigitan Kyuhyun terhenti, “Maaf,” lirihnya. Ia merapikan kembali rambutku yang berantakan karena meronta terlalu lama.

 

Kyuhyun menghela napas panjang, mengatur posisi kami kembali sementara aku lebih memilih diam, menikmati pelukannya.

 

“Oppa,” panggilku pelan.

 

“Aku ingin mengatakan sesuatu padamu.”

 

“Kenapa lagi?”

 

Kuatur napasku. Menghirupkemudian menghembuskanya pelan.

“A-aku… sebenarnya… aku sedikit merasa takut padamu,” ujarku ragu. Kemudian mendongak dan menoleh ke belakang. Menatap Kyuhyun yang terheran dengan rambutnya yang acak-acakan.

 

“Sejak pertunangan kita, kau selalu saja membicarakan anak. Dan kau membuatku bertambah takut dengan permintaan 5 anakmu itu.”

 

Lama, Kyuhyun hanya menatapku seksama dalam diam. Aku tak tahu apa penyebabnya, karena tak lama kemudian tawanya terdengar menggelegar, wajahnya pun juga ikut memerah.

 

“Kenapa?”

 

Napas Kyuhyun sedikit tersengal karena berusaha menghentikan tawanya, “Kau itu lucu sekali,” ujarnya diselingi tawa seraya menarik poniku pelan.

 

“Aku sedang ketakutan, oppa. Bukan melucu,” gerutuku.

 

Kyuhyun kembali mengatur napas kemudian menyandarkan kepalanya di bahu kiriku. Deru napasnya di leher membuatku sedikit kegelian.

 

“Aku hanya bercanda, sayang. Kau tidak perlu setakut itu.” Kyuhyun mengecup bahuku lagi.

 

“Jeongmal?” Kyuhyun mengangguk. “Jadi aku tidak perlu hamil 5 kali?” seruku girang dan Kyuhyun tertawa lagi namun lebih pelan.

 

“Lalu, kau ingin anak berapa?

 

“Entahlah,” Kyuhyun mengedikkan bahu, “Yang penting Sarang punya teman bermain nanti,” Kyuhyun menegakkan kepalanya lagi, “tidak peduli berapapun nanti, aku hanya ingin Sarang punya teman. Aku tidak mau Sarang seperti kita, saat besar nanti aku harap ia akan punya teman berdiskusi di rumah dan memecahkan masalah rumah bersama tanpa melibatkan orang lain,” Kyuhyun menghela napas seraya mengusap rambutku pelan, “aku juga tidak ingin orang tua kita kesepian setelah ditinggal anak tunggal mereka. Setidaknya dengan memberi mereka banyak cucu, rumah ini juga akan terasa ramai tanpa kita.”

 

Darahku berdesir pelan dan wajahku terasa memanas. Aku tertegun mendengar penuturan panjangnya dan tidak menyangka jika ia bisa berpikir sejauh itu. Atau memang aku saja yang hanya ingin menikmati kebersamaan kami.

 

Aku berbalik. Membuat Kyuhyun terhenyak pelan karena pelukanku yang tiba-tiba. “Oppa, aku mau.”

 

“Apa?” tanyanya heran.

 

“Aku mau hamil 5 kali. Ani, berapa kali pun kau minta aku akan menurutinya.”

 

Kyuhyun tertawa pelan seraya mengusap rambutku lagi, “Kau yakin?” aku mengangguk cepat.

 

Kyuhyun menghela napas kemudian membalas pelukanku.

 

“Baiklah nona, tunggu sampai bulanmu pergi.” Kyuhyun menyentil hidungku lagi.

 

Aku terkikik pelan, “Gidarigo.”

 

Dan kami terbahak. Menertawakan pembicaraan yangtak tentu arah ini.

 

END

31 thoughts on “[Short Story] Nae Sowoneul Deueojwo (Listen to My Wish)

  1. how sweet hahahaha❤
    next story kayaknya bulan hyo in udah pergi nih, kyu bisa buat sarang! /throws confetti hahaha

  2. Segitunya kyuhyun nuruti permintan hyo in saat di ancam pakai stick psp ya, astaga cho apa yg kau lakukan. psp itu cinta mati mu ya cho wkwkwkwk. lagian hyo in udh mulai jahil ngancam kyuhyun pakai kelemahannya.stick game lol.

    Cepat lah bulannya hyo in pergi biar cpt buat Sarang dan sarang sarang lainnya kkkk…..

  3. usir bulannya segera.. biar sarang nya cepet jadi..
    ni short story tapi sweet banget sh alur nya..
    author jjang..

  4. Oowww si epil jd angel :):)
    Jd gk sabar prngen tau gmana sayangnya kyu ama sarang ntar😀 tp klo namja masak mau dikasih nama sarang jg?? Kann aneh kyu.. ~,~

  5. Apaan coba si Kyu Hyun, cuma diancam pke stick game-nya saja udah langsung KO. Kekeke… Ceritanya singkat tapi manis.

  6. Pingback: [Short Story] A Day | RomantiCaffe

  7. Dari awal mereka sweet sekali. aku pikir ini termasuk dalam fluffy ff. Soalnya manisnya bikin aku diabetes >3< /ok! ini terlalu lebay :D/ tapi beneran kok, ff kamu sweet banget. Kyuhyun juga bijaksana banget. Nggak nyangka aja kenapa ia pengen anak banyak, ternyata itu alasannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s