[Short Story] When the wedding is coming… (1)

When the wedding is coming…
Cho Kyuhyun/Song Hyo In
by: Valuble94
(Lanjutan Mr. Chu)

ImageHyo In POV

5 pm

Dimulai dari berjalan di sepanjang altar, mengucap janji, bertukar cincin, hingga melempar sebucket bunga.

Aku terheran melihat Kyuhyun masih kuat tersenyum setelah beberapa rangkaian acara yang melelahkan.

Ia masih setia menggandeng tanganku, mengajakku berkeliling menghampiri para tamu undangan setelah berkumpul dengan teman-teman kami.

Ballroom hotel ini disulap menjadi tempat resepsi dengan nuansa putih dan soft pink, terlihat begitu ramai dengan para tamu yang tengah berbincang-bincang seraya menikmati hidangan dan alunan piano yang dimainkan salah satu temanku.

“Oh, itu mereka.”

Kyuhyun membalas lambaian tangan abeonim yang berada tak jauh di depan kami.

“Kyuhyun-ah!”

Aku terdiam di samping abeonim saat salah satu teman beliau memegang kedua bahu Kyuhyun dan menatapnya kagum hingga genggaman tangan kami terlepas.

“Aigoo, padahal terakhir kali aku melihatmu kau masih berjalan dengan bokongmu yang tertutup popok. Sekarang kau sudah berani menikahi seorang gadis.”

Aku dan abeonim saling melempar pandangan heran dan terbahak untuk detik berikutnya. Terlebih lagi saat melihat Kyuhyun tertawa canggung dengan muka merah padam.

“Ini isterimu ‘kan?”

Tawaku terhenti seketika saat bibi ini menarik tanganku dan melakukan hal yang sama seperti yang ia lakukan pada Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah, kau benar-benar pandai mencari isteri.”

Aku tertunduk malu. Sepertinya bibi ini suka sekali membuat malu pengantin baru.

“Apakah sudah ada sesuatu di dalam sini?”

Aku tidak tahu ekspresi apa yang harus kuperlihatkan. Apa maksud wanita ini mengatakan itu dan mengelus perutku. Aish, jinjja!

Dan sekarang Kyuhyun membuatku terhenyak untuk kedua kalinya dengan menggamit pinggangku, menariknya hingga tubuh kami menempel.

“Namanya Sarang,” ucap Kyuhyun bangga seraya mengelus perutku.

“Oppaaa!” seruku kesal.

Kyuhyun hanya tersenyum mengejek ke arahku kemudian beralih pada bibi di depan kami. Mereka berdua terbahak, termasuk abeonim yang kini berjalan menuju temannya tersebut kemudian menepuk bahu beliau.

“Hentikan. Kau bisa membuat menantuku pingsan sebelum malam pertamanya.”

“Abeoniimm!”

“Yeong Hwan-ah!”

“Ayaaah!”

Kami berseru bersamaan dan membuat Abeonim terbahak lagi seraya memegangi perutnya.

“Maaf, maaf, aku tidak akan mengulanginya lagi,” ujar abeonim dengan napas terengah setelah banyak tertawa.

Aku mendengus kesal, melepaskan tangan Kyuhyun di pinggangku dengan paksa kemudian mengangkat gaunku yang berat dan meninggalkan mereka.

“Yeobeo!”

Pegangan tangan Kyuhyun membuat langkahku terhenti dan berbalik menatapnya.

“Apa?” seruku kesal

“Kau mau kemana?”

Aku mendengus lagi seraya mendelik ke arah Kyuhyun, “Aku mau melaporkanmu pada ayah dan ibu,” ancamku. Namun Kyuhyun kembali menertawakanku.

“Laporkan saja. Aku yakin mereka tidak akan melarangku membawamu pulang.”

Aku tersenyum puas sebelum mengatakan ancamanku yang pasti akan langsung membuatnya terkena serangan jantung pengantin baru.

“Iya, memang. Tapi jangan harap kau bisa membuat Sarang malam ini.”

“ANDWAE!”

Benar ‘kan?
Hahahaha

END

 

23 thoughts on “[Short Story] When the wedding is coming… (1)

  1. Omo..
    Itu couple gk bapaknya gk temen bapaknya pada gila semua *digemplang sparkyu
    tp seru eon.. Apalagi pas ancemannya hyoin ke kyu sumpehh gk bisa bayangin muka gk trimanya kyu..
    Lanjut eon pek punya anak ato cucu sekalian😉😀😄

  2. Dri ff yg kemarin sampai yg ini selalu geli kalo udah bahas sarang. Kemarin mau buat sarang, sekarang lebih lucu xD

  3. Konselt kali ya otak ya si kyu yg udh di isi sama sarang wkwwk…
    cuma di ancam pakai kata Tidak ada pembuatan sarang kyu ya langsung histeris gitu, aduhhh cho sabar sabar nnti jga ada waktunya kau punya sarang .

  4. Pingback: [Short Story] Nae Sowoneul Deueojwo (Listen to My Wish) | RomantiCaffe

  5. Ampun deh, Kyuhyun ngebet banget pengen buat Sarang wkwk~ itu bibi-bibi siapanya Kyuhyun? bibinya kah. Kocak sekali. “aigoo padahal terakhir kali aku melihatmu kau masih berjalan dengan bokongmu yang tertutup popok. Sekarang kau sedah berani menikahi seorang gadis” hahaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s