[Short Story] NEOMU GEURIWEO, SAJANGNIM

NEOMU GEURIWEO, SAJANGNIM
Cho Kyuhyun/Song Hyo In
By: Valuable94

 

Hyo In POV

At Kyuhyun’s office
5 pm

Kuhembuskan napas pelan sebelum akhirnya memberanikan diri untuk membuka pintu di depanku.

Jantungku berdebar kencang, tanganku sedikit gemetar saat memutar kenop pintu kayu berwarna cokelat mengkilatdengan ukiran indah di sana.

Ceklek.

Pintunya terbuka. Detik selanjutnya aku melangkah masuk dengan pelan, meminimalisir bunyi ketukan hak sepatuku dengan lantai marmer ruangan ini.

Detakan di jantungku mengeras, darahku berdesir hebat dan menyebar ke seluruh tubuh. Mata elangnya menatapku heran saat aku baru saja berbalik setelah menutup pintu.

Mwohae?”

Aku tertunduk takut saat Kyuhyun beranjak dari balik meja kerjanya. Menutup berkas yang ia baca lalu mendekat ke arahku. Berjalan santai dengan kedua tangan yang dimasukkan ke dalam saku celananya.

“Sendirian?” tanyanya seraya mengarahkan pandangan menelisik ke belakangku.

Aku mengangguk pelan kemudian mendongak ke arahnya. Mataku membulat. Tepat di depanku, ada dada bidang yang terlihat karena 2 kancing teratas kemejanya terbuka. Ya Tuhan. Aku ingin sekali bersandar di sana.

Tanpa babibu, Kyuhyun menarik pelan tangan kiriku. Mengajakku mendekat ke sofa di pojok ruangan. Ia duduk terlebih dahulu, mengambil kotak makanan dari tangan kananku kemudian meletakkannya di atas meja, lalu menarik pinggangku lembut, menginstruksiku untuk duduk di pangkuannya.

Ooppa.”

“Heum?”

Kyuhyun membelai rambutku yang terurai. Menyelipkannya ke belakang telinga kemudian mengecup pipi kiriku.

Aku tersentak akan perlakuannya namun hanya diamlah yang bisa kulakukan. Tuhan, tolong pegangi jantungku. Aku takut jatuh.

“Ada apa?”

Kyuhyun mengeratkan pelukannya di pinggangku tiba-tiba. Membuat dada kami bersentuhan dan tanganku reflek memegangi kedua bahunya.

“H-hanya ingin melihatmu. Sudah 3 hari Oppa tidak berkunjung ke rumah.”

Kyuhyun tersenyum miring kemudian mencubit hidungku gemas hingga aku berjengit karena geli.

“Kata eomma, kedua mempelai tidak boleh bertemu selama 1 minggu sampai hari pemberkatan…” Kyuhyun menghela napas kemudian mengecup bibirku sekilas, “ini bahkan baru 3 hari 17 jam.”

Bahkan?
Aku mendengus, memukul dadanya sedikit keras, kemudian menarik diri dari rengkuhannya. Rasa nyeri di dadaku semakin menjalar. Sakit. Rasanya seperti diabaikan saat kau merindukan orang yang sangat kau cintai. Dan itu menyebalkan.

“Aku kemari hanya ingin melihat dan memeluk calon suamiku. Apa itu salah?”

Aku beranjak. Mengambil tasku yang tanpa sadar terjatuh di bawah sofa kemudian menjauh dari Kyuhyun yang masih terduduk di sofa, menatapku bingung.

Tsk, wajah innocent-mu tidak mungkin bisa menipuku. Dasar Kyuhyun menyebalkan.

Aku berhenti sejenak saat ada sesuatu yang terlupakan.

“Aku membuatkanmu Jajangmyun, kurasa mie-nya sudah mengembang. Jadi lebih baik kau buang saja.”

Aku berbalik kembali. Pandanganku mengabur saat cairan bening dari mataku mengalir seiring dengan semakin menguatnya nyeri di dadaku.

Kajima!”

Gerakanku terhenti. Saat tangan kuat Kyuhyun menahan tangan kiriku dan membuat langkahku terhenti sejenak. Aku berusaha melepaskan genggaman tangannya dengan isakan yang coba kuredam namun genggaman itu semakin lama semakin kuat, hingga detik berikutnya aku terseret dalam hangat rengkuhannya. Seraya terisak, aku mencoba melepaskan diri darinya namun pelukannya semakin menguat.

Kajimalago!”

Isakanku mereda seiring dengan usapan halus di rambutku.

Kyuhyun mendesah lega kemudian mendorong tubuku menjauh darinya lalu menangkup wajahku. Menghapus lelehan airmata di sana.

Saranghae. Arraseo?”

Aku mengangguk karena aku percaya padanya. Danaku tidak bias berpisah jauh darinya dalam waktu yang lama. Tak tahukah ia akan hal ini? Ada begitu banyak kekhawatirab di hatiku, apalagi menjelang hari pemberkatan.

Ia menghela napas lagi kemudian mengecup dahiku, “Inilah alasan eomma tak mengijinkan kita bertemu menjelang hari pemberkatan,”

Waeyo?”

“Terlalu banyaknya urusan yang harus diselesaikan akhirnya membuat kita jenuh , lelah, dan sedikit sensitif. Bahkan masalah kecil pun bisa menjadi besar.”

Seperti sekarang. Ya, aku tahu. Tapi…

“Tapi aku sangat merindukanmu.” bantahku.

“Kita masih bisa berhubungan lewat telepon atau video call.”

“Tapi rasanya tetap berbeda.”

Kyuhyun menghela napas, “Bersabarlah. Hanya 1 minggu.”

Aku menunduk diam. Memikirkan kata-katanya.
Baiklah, hanya 1 mingu. Huuhh, akan kucoba.

Aku menatap Kyuhyun lagi seraya mengangguk. Membuatku tergoda untuk menciumnya karena dua cekungan di kedua sisi bibirnya yang selalu muncul saat ia tersenyum. Itu adalah bagian tubuhnya yang paling kusukai.

Good girl.”

Kyuhyun menepuk-nepuk puncak kepalaku kemudian mengajakku kembali duduk di pangkuannya di atas sofa.

“Aku akan memakan Jajangmyun buatanmu—sampai habis.” Katanya seraya tersenyum.

Aku tersenyum senang seraya membukakan bekal yang kubawa khusus untuknya.

“Suapi!” ujar Kyuhyun, manja.

Arraseo, Sajangnim.”

END

47 thoughts on “[Short Story] NEOMU GEURIWEO, SAJANGNIM

  1. kalo keseringan ketemu, ntar cepet bosen. tapi masak sih kyuhyun bisa ngebosenin? hihihi. semoga pernikahan mereka lancar deh

  2. author… salam kenal ya. new reader nih.. chacha imnidaaaa ^^ ga sengaja tersesat disini dan sepertinya aku langsung tergila gila sama kyuhyun🙂 sumpah dia manis banget ya ampunn. hahha :3 btw aku panggil unnie boleh ya? :3

  3. Pingback: [Short Story] GAWN | RomantiCaffe

  4. Yaampun padahal cuma 1 minggu, tapi hyo in ga bisa?aigo aku juga ga bisa sihh,kalo jauh sama org yg kita sayang heheh

  5. ahuuuuuuuu so sweet banget huhu… Manisnya, dan envynya hoho… Aku juga kayaknya bakal kaya Hyoin, kalau dicuekin ya nangis gt tapi akhirnya manis. Awww suka Kyuhyun, bijak dan manja awww hohoho

  6. Cieee yg di pingitt hhuhuhu belum tuntas satu minggu aja Hyo In udeh kngen aje kagak bsen Hyo ?! *yah gk bkal lah kalau itu seorang cho kyuhyun*
    Cuus cusss ke part selanjutnya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s