[Oneshot] Koyangi Ttaemune

Title                 :Koyangi Ttaemune/ Because of Cat

Author             :Valuable94

Genre              :Romance

Rate                 :T, G, AU

Lenght             :Oneshot

Cast                 :Lee Taemin (SHINee), Choi Min Hee (OC)

Disclaimer       : this plot is mine. Lee Taemin belongs to himself. Don’t COPY-PASTE without my permit.

 

Happy Reading ^^

 

Rintik hujan menemani acara istirahat para member salah satu boyband terkenal di Korea tersebut. Yah, mereka kini tengah istirahat setelah selesai melakukan perform untuk promosi album terbaru mereka.

 

Mereka masih sibuk dengan urusan masing-masing. Onew sang leader tengah sibuk membantu salah satu dongsaengnya untuk menggoreng ayam, Jonghyun masih sibuk dengan gitar dan beberapa not balok yang berhasil ia tulis seraya mencocokkan nada satu sama lain. Sementara Minho tengah sibuk dengan benda persegi panjang ditangannya serta mata yang tak lepas dari layar TV. Saat ini ia tengah mengajari Taemin sang magnae bermain bola di playstation.

 

Teriakan kemenangan dan dengusan kekalahan memenuhi ruangan tersebut. Meredam suara riuh hujan diluar dorm mereka saat ini.

 

“Hyung aku haus, bisakah kita hentikan sebentar?” pinta Taemin yang disambut anggukan oleh Minho tanpa menoleh padanya.

 

Taemin beranjak dari duduknya dan berjalan menuju dapur dorm yang berada sedikit jauh dari tempatnya bermain game tadi. Ia berjalan santai seraya menatap rintik hujan yang kini menjadi semakin deras dengan angin yang berhembus semakin kencang.

 

Akhirnya ia memutuskan untuk menutup gorden jendela dorm mereka. Saat ia menggeret tali gorden, tak sengaja matanya melihat kearah luar jendela. Ia melihat ada seorang yeoja tengah berdiri dibawah pohon depan dorm mereka, ia memeluk tubuhnya sendiri dan terlihat basah kuyub, pandangan yeoja tersebut tetap menuju semak-semak dihalaman depan dorm mereka.

 

“apa yang kau lihat?” Taemin tersentak saat merasakan tepukan ringan dipundaknya. Ia menoleh dan mendapati Key tengah melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Taemin sebelumnya.

 

“eobseo” sesaat kemudian Key meninggalkan Taemin yang masih terpaku karena merasa tak ada yang menarik diluar. Kemudian Taemin kembali melihat kearah luar jendela dan benar saja, ia tak mendapati seorang pun disana termasuk yeoja yang ia lihat tadi.

 

“aneh” gumamnya. Ia mengernyit heran seraya menggaruk tengkuknya. Lalu ia pergi menuju dapur karena rasa hausnya.

 

 

Keesokan harinya

 

Taemin memutuskan untuk jogging pagi ini bersama dengan Key, ia sudah siap didepan pintu dorm dengan kaos putih polos dan celana training panjang hitamnya serta handuk kecil yang berada digenggamannya.

 

Ia sempat bolak balik keluar masuk dorm karena tak sabar menunggu Key yang masih belum selesai dengan urusannya ditoilet. Akhirnya ia memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar disekitar halaman depan dorm mereka, ia menghirup udara yang cukup segar pagi ini seraya merenggangkan lengan-lengannya yang terasa kaku.

 

Taemin menghentikan kegiatannya sejenak saat mendengar suara berisik dari sekitar semak-semak. Ia mencoba mencari sesuatu yang menjadi sumber suara tersebut, dan saat ia menyibak semak tersebut ia menemukan seekeor kucing persia berwarna cokelat muda dengan muka yang sedikit kotor.

 

Taemin sedikit kaget melihat kucing tersebut, kucing itu terlihat sangat lucu dengan mata yang berbinar menatapnya seakan meminta untuk digendong. Dengan cepat akhirnya Taemin mengambil kucing tersebut dan membersihkan wajahnya dengan handuk kecil yang dibawanya sedari tadi.

 

“mau jalan-jalan denganku?” tanya Taemin seraya menempelkan hidungnya pada hidung sang kucing yang baru saja ia bersihkan.

 

“meong” Taemin tertawa mendengar suara imut kucing tersebut seakan tengah menjawab pertanyaannya.

Akhirnya Taemin memutuskan untuk berangkat jogging bersama kucing tersebut, melupakan Key yang masih berada didalam dorm.

 

 

@taman

 

Taemin menggendong kucing tersebut seraya berlari-lari kecil disekitaran taman yang masih cukup sepi karena hari masih pagi dan itu mengurangi resikonya bertemu dengan fans.

 

Setelah hampir 30 menit memutari taman akhirnya Taemin berhenti untuk istirahat sejenak. Ia duduk dibangku yang berada dibawah pohon maple dan menaruh kucing tersebut disampingnya. Ia menepuk dahinya memikirkan kebodohannya karena lupa tidak membawa air mineral. Ia melihat sekeliling taman dan tersenyum saat melihat seorang pedagang minuman baru saja membuka kiosnya.

 

“chakamanyo, aku akan membeli minum sebentar” Taemin mengelus puncak kepala kucing itu kemudian berlari untuk membeli minum dan kembali secepatnya.

 

Saat Taemin kembali ketempat kucing tersebut, matanya terbelalak saat melihat kucingnya tengah dipeluk erat oleh seorang yeoja. Ia berlari cepat menghampiri mereka takut jika terjadi apa-apa dengan kucingnya (?).

 

“ya! Kau apakan kucingku?” dengan cepat Taemin membuang minumannya dan merebut kucing tersebut.

 

“ya! Apa-apaan kau ini, dia itu kucingku” hardik yeoja tersebut.

 

“maldo andwae, aku menemukannya didepan dorm-ku tadi pagi dan tidak ada siapapun disana jadi kucing ini jadi milikku” bantah Taemin karena ia merasa memiliki kucing tersebut.

 

“kubilang dia milikku, Sungjong itu milikku” teriak yeoja tersebut.

 

“mwo? Sungjong? Nugu? Namanya itu…em…em” Taemin berpikir sejenak mencari nama yang tepat untuk kucing barunya.

 

“kau tidak punya nama untuknya kan? Sudah kubilang dia milikku, dasar pencuri” yeoja tersebut kembali merebut Sungjong saat Taemin lengah dan memeluknya.

 

“aku menemukannya, bukan mencurinya” bantah Taemin tak terima dengan tuduhan yeoja tersebut. Gadis tersebut hanya memeletkan lidahnya mengejek Taemin kemudian berbalik meninggalkan Taemin yang masih merasa kesal.

 

“chakamanyo” gadis itu menoleh seraya memanyunkan bibirnya.

 

“mwo?” ketusnya saat ia kembali mendekati Taemin seakan menantangnya.

 

“kalau dia memang kucingmu lalu apa buktinya?” tsk, gadis itu tersenyum remeh mendengar pertanyaan Taemin.

 

“dia punya tanda lahir dibawah telapak kaki kanannya, kalau tidak percaya lihat saja!” yeoja itu mengangkat kaki kanan Sungjong kehadapan Taemin, karena masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya akhirnya ia memegang kaki tersebut dan mencoba menghapus titik hitam yang cukup besar disana.

 

“GEERRR…AARRGGHH” erangan Sungjong terdengar bersamaan dengan rintihan Taemin yang baru saja mendapat cakaran dari Sungjong karena tiba-tiba saja Sungjong melompat dari dekapan yeoja itu dan berlari kencang meninggalkan mereka berdua.

 

“Sungjong-ah!” pekik Taemin dan yeoja itu bersamaan kemudian mereka berlari mengejar Sungjong. Taemin bahkan sampai melupakan rasa perih yang mulai mendera pergelangan tangannya. Setelah hampir 10 menit mencari Sungjong, akhirnya mereka melihat tanda-tanda keberadaannya, terlihat dari ekornya yang bergerak-gerak diluar tumpukan gorong-gorong tempatnya bersembunyi.

 

Taemin dan yeoja tersebut saling melempar senyum saat berhasil menemukan Sungjong. Taemin bergegas akan masuk gorong-gorong untuk mengambil Sungjong namun dicegah oleh yeoja tersebut.

 

“biar aku saja, kurasa Sungjong masih takut denganmu lagipula tanganmu masih terluka bukan? ” Taemin mengangguk. Ada benarnya juga apa yang dikatakan yeoja ini pikirnya saat melihat darah yang mengalir dari pergelangan tangannya meskipun tak banyak.

 

***

 

Mereka berdua duduk dibangku ditengah taman dengan Sungjong yang tertidur dipangkuan yeoja tersebut, bahkan ia sama sekali tak terusik dengan kegiatan tuannya yang tengah mengobati luka seorang namja yang ia lukai tadi.

 

“kau tenang saja, Sungjong baru saja divaksin sebelum hilang kemarin. Mianhae, aku lupa jika Sungjong paling tidak suka jika tanda lahirnya dipegang oleh orang lain” jelas yeoja tersebut seraya melilitkan perban dipergelangan tangan Taemin.

 

“gwaenchana” jawab Taemin seraya tersenyum kearah yeoja tersebut.

 

Sesaat mereka terdiam kemudian mereka sama-sama tertawa mengingat kejadian yang baru saja terjadi. Taemin menghentikan tawanya karena terpaku melihat wajah yeoja itu yang memerah karena terlalu lama tertawa. Gadis yang manis, pikirnya.

 

“tunggu disini, aku akan mengembalikan kotak obat ini” Taemin mengangguk kemudian yeoja tersebut meninggalkan Taemindengan Sungjong yang masih berada dipelukannya.

 

Taemin tersadar dari lamunannya, sempat kaget saat merasakan dingin menempel dipipinya namun ia kembali tersenyum saat melihat yeoja itu kembali dengan dua botol susu pisang ditangannya dan satulagi diberikan pada Taemin.

 

Taemin menatap lekat wajah yeoja tersebut yang terlihat begitu menikmati minumannya, satu hal yang ia tahu kali ini. Mereka sama-sama menyukai susu pisang.

 

“siapa namamu?” Tanya yeoja tersebut dan membuat Taemin mengernyitkan dahi heran. Bukan bermaksud sombong tapi mana mungkin orang Korea ini tidak tahu kalau ia salah satu member SHINee.

 

“Lee Taemin” jawabnya akhirnya setelah lama terdiam memikirkan hal yang konyol, menurutnya.

“bagaimana denganmu? Siapa namamu?”tanya Taemin.

 

“eoh~ Choi Min Hee, aku baru saja datang dari Hongkong 3 hari yang lalu” jelasnya dan membuat Taemin mengangguk mengerti.

 

“bangapta” ucap mereka bersamaan tanpa sadar dan itu membuat tawa mereka kembali pecah.

 

 

Koyangi ttaemune..

 

FIN_

 

Eottae? Gak jelas lagi ya ffnya? Maklumin deh yaa😄
dikomen yoo ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s