The Moon’s Love To The Sun [Ficlet]

Title                 : The Moon’s Love To The Sun

Author             : Valuable94

Type                : Re Edited, Ficlet

Genre              : Angst, Romance

Rate                 : Teen

Cast                 : Oh Sekyung (OC), Oh Sehun (EXO),

Disclaimer       : Tarraaa…ini dia hasil edited yang malah tambah gak karu-karuan. Ff ini asli dari otak author so, don’t copas and be good readers. Ini ff super gaje, super aneh, super pendek tapi bukan super junior. Wkwkwk

oKEY, happy reading all >

Sekyung POV

 

Aku masih ingat saat

pertama kali kau berjalan kearahku

dan mencuri hatiku tanpa permisI

Matamu mengatakan

seolah hanya kaulah namja

yg mampu membuat semua

sistem syarafku tak mampu bekerja normal

Kenapa rasa ini ada dan

Bagaimana hal ini terjadi

akupun tak tahu

aku tidak bisa berkata apapun

bagaimana menahannyapun

aku juga tak tahu

apa yang harus kulakukan?

Author POV

 

AAAARRRRGGGHHH !!!

Prang….

kaca itu pecah seiring dengan teriakan dan benturan benda keras yang terdengar memilukan. Tubuh ringkihnya limbung, hatinya hancur layaknya serpihan kaca yang berserakan di sekitarnya.

Jantungnya memacu darah mengalir semakin cepat, napasnya memburu, mata belo-nya memerah menatap nanar selembar kertas putih gading bertinta emas bertuliskan OH SEHUN & HWANG JIN YI.

Miris, tak ada kata lain yang mampu menggambarkan kepedihannya. Kepiluan hidup seorang yeoja yang tak mampu meraih kebahagiaannya.

Menangis? Jika itu bisa ia lakukan, mungkin sungai Han akan penuh dengan airmatanya. Menyesal? Percuma, karena semua telah terjadi. Semua terjadi karena takdirlah yang menggariskannya. Semua terjadi karena ketidakmampuannya menolak takdir. Lalu apakah takdir yang bersalah?

Perlahan tangan halusnya meraih pecahan kaca yang berserakan disekitar tubuhnya. Siluet wajah sayunya terlihat dari serpihan kaca tersebut, tak ada sedikitpun harapan yang terpancar dalam tatapannya, begitu menyedihkan.

#Flashback On

 

“Sekyung-ah” teriak Sehun sambil berlari menghampiri Sekyung yg tengah duduk dibangku taman rumahnya.

“OMO! oppa, kau mau aku mati diusia muda karena jantungan?” cibirnya sambil mengelus dada. Kemudian Sehun duduk disamping Sekyung.

“hehe, mian. Aku punya sesuatu untukmu”

“aku kan tidak ulang tahun, kenapa kau memberiku hadiah?”

“aish, jinjja. Sudahlah, aku sedang tidak ingin bertengkar denganmu. Sekarang tutup matamu”

Sekyung sedikit mencibir namun tetap memejamkan mata, kemudian terasa sesuatu melingkar dilehernya. Perlahan ia membuka matanya dan mendapati sebuah kalung berbandul bulan.

Kemudian ia menoleh pada Sehun yg tengah menunjukkan sebuah kalung yang sama namun berbandul matahari dilehernya.

“kau tau kenapa aku memberimu ini?” tanya Sehun yang hanya dijawab dengan gelengan Sekyung.

“aish, aku lupa kalau kau itu yeoja yang pabo”

“YA!” geram Sekyung.

“geurae, akan aku jelaskan. kau lihat kalung ini sama kan? Tapi berbeda pada bandulnya. Kalung ini menggambarkan aku dan kau sebagai bulan dan matahari. Kita sama, kita adalah pemberi cahaya, kau malam dan aku siang. Tanpa kita, keindahan dunia takkan terlihat. Kau adalah pelengkapku dan aku pelengkapmu. Kita akan selalu beriringan, selamanya. Manis sekali bukan?” jelas Sehun dengan senyuman di akhir kalimat panjangnya.

Sekyung hanya tersenyum, miris. Terdengar manis memang, namun terasa pahit di ulu hatinya. Ya, beriringan…selamanya… Hanya beriringan, batinnya.

#Flashback Off

 

Tangan Sekyung bergetar, seolah menyangga secarik kertaspun tak mampu hingga benda tipis itu jatuh disampingnya.

Berat, ia sudah tak mampu menahan semuanya, rasa yang seharusnya tak ada kini semakin berkembang dan beranak pinak dihatinya.

Kalut, ia ingin mengakhiri semua kesakitan ini. Perlahan pecahan kecil itu melenggang manis mengoyak nadinya.

Sakit, tapi tak sebanding dengan apa yg ia rasakan. Cairan merah itu keluar begitu lancer hingga jatuh mengotori kertas tak berdosa itu.

Dingin, tubuhnya menggigil karena darahnya semakin habis.

Sesak, napasnya tercekat ditenggorokan, hingga tubuhnya bertambah lunglai. Matanya pun telah terpejam, namun bibirnya masih mampu mengatakan satu nama ‘sehun’.

Dan satu tarikan napas mengakhiri semua kepedihannya, mengantarkannya pada sebuah akhir yg entah itu baik atau malah buruk untuknya.

Sekyung POV

 

Bulan…Matahari…

Ya, kau benar. kita HANYA akan beriringan selamanya tanpa bisa bersatu. Dunia tidak akan mengijinkankan kita bersatu. Karena itulah takdir kita.

Seandainya aku terlahir bukan dari rahim yg sama denganmu, seandainya aku tercipta bukan dari benih yang sama denganmu. Mungkin kita bukanlah bulan & matahari.Tapi bunga dan tangkai, kau tercita sebagai penyangga kehidupanku dan aku terlahir sebagai penyempurna wujudmu yang akan terlihat indah dan mereka akan tetap bersatu dan hanya akan terpisah karena usia.

heemmcchh…kurasa itu lebih manis.

Jika dikehidupan sekarang kau dan aku depertemukan oleh ikatan darah, kuharap setelah ini dikehidupan yang selanjutnya kau dan aku akan dipertemukan oleh ikatan cinta

Saranghae nae oppa..^^

The End_

hahaha, ending yg aneh. Ni ff ane buat cuma 1jam pas denger lagu The Name That I Loved’nya suami author. Tambah aneh lg karna ni ff gk nyambung ama tu lagu.

Selesai baca? RCL please🙂

annyeong!!

#bow bareng bang sehun

2 thoughts on “The Moon’s Love To The Sun [Ficlet]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s