Stay [Part 2]

Title                 : Stay

Author             : Valuable94

Genre              : Romance, Angst

Rating              : PG-17

Lenght             : Part

Cast                 : Song Hyo In

Lee Donghae

Disclaimer       : annyeong…ff abal-abal balik lagi nih. Masih adakah yang ingat de ff ini. Jeongmal gomawo buat admin yang sudah me-publish part 1 ff ini. Mian kalau ff ini maksa bgt tetap publish.  Semua cast disini mutlak milik Tuhan YME (author Cuma minjem). FF ini murni dari pemikiran author sendiri. So, dilarang keras COPAS…DOSA. Warning! Typo bertebaran disini. Yesunglah….happy reading all…(^_^)

Hyo In POV

“NEO MICHYEOSEO” berani-beraninya namja ini menciumku, memangnya siapa dia. Dasar namja mesum, kulayangkan tanganku hendak menampar muka yadongnya itu tapi belum sampai tanganku menyentuh wajahnya dia sudah menarikku kedalam pelukannya.

“kau milikku” bisiknya ditelingaku

“ya! Nuguya” bentakku dengan sedikit mendorong tubuhnya hingga ia terhuyung sedikit kebelakang, bahkan bisa saja terjatuh kalau dia tidak kuat menopang tubuhnya.

“emm..kurasa aku fans mu mulai hari ini” ucapnya sembari membenarkan jasnya yang sedikit berantakan.

“dengar tuan mesum, aku bukan aktris atau penyanyi terkenal jadi untuk apa kau mengikutiku terus dan mengaku menjadi fansku” cecarku sedikit lebih emosi.

“mworago? Namja mesum? geureom..joha” jawabnya dengan tampang yang semakin membuatku ingin segera menerjunkannya dari Namsan Tower.

“haish…terserah kau saja, aku harap ini adalah pertemuan kita yang pertama sekaligus terakhir” ujarku lalu berjalan menjauhinya.

“kurasa kau salah nona, aku pastikan kita akan bertemu setiap hari” tak kupedulikan lagi teriakannya, aku terus berjalan setengah berlari karena takut Joong Ki oppa sudah sampai. Haish, namja mesum itu benar-benar menyebalkan. Gerutuku dalam hati.

************************acara makan di SKIP********************************

Keesokan harinya

Author POV

Hyo In terlihat begitu bersemangat hari ini karena hari ini adalah hari pertamanya bekerja, bahkan sarapanpun sudah siap lebih awal. Ia terlihat lebih ceria dan cantik dibanding hari-hari sebelumnya, seolah melupakan peristiwa yang selama ini terus membuatnya menguras pikiran hingga peristiwa konyol yang mempertemukannya dengan namja gila kemarin.

“apa kau sakit” tanya joong ki saat melihat kelakuan yeodongsaengnya yang sangat aneh.

“ani oppa, aku hanya terlalu bersemangat hari ini. Oppa tahukan kalau hari ini hari pertamaku bekerja” jawabnya dengan senyum sembari duduk dikursi dan mengambil beberapa helai roti untuk sarapannya”

“apa kau akan melupakannya” pertanyaan itu sontak membuat hyo in menghentikan makannya dan tertunduk seolah memikirkan sesuatu.

“kalau oppa berpikir begitu, aku rasa oppa belum mengenalku dengan baik” kemudian ia beranjak meninggalkan meja makan dan menyambar tas kerjanya.

“nan kalkke”ucapnya tanpa berniat sedikitpun untuk menoleh sang kakak.

Joong ki hanya bisa menghela napas, ia tahu kalau adiknya itu orang yang keras kepala. Ia kemudian beranjak bermaksud menyusul hyo in.

“tidak mau kuantar, kurasa jalan kantor kita searah” bujuknya

“ani, aku ingin naik bus saja hari ini”

“kau marah pada oppa”

“lain kali jangan menyuruhku untuk melupakannya, aku akan sangat tersinggung”

“oppa hanya ingin kau hidup layaknya orang lain tanpa harus memikirkan masa lalumu yang tidak jelas itu. Oppa menyayangimu, oppa hanya ingin kau bahagia. Menemukan namja yang kau cintai dan juga mencintaimu. Bisa manjagamu jika kelak aku sudah tak bisa lagi berada disisimu” ucap joong ki terisak dan setengah berteriak sembari mengguncang pundak hyo in.

“tapi hanya donghae yang kucintai dan hanya dia yang mencintaiku,  dia pasti akan kembali dan aku percaya itu, aku mohon oppa! Jangan lunturkan kepercayaanku padanya” bahunya bergetar hebat, ia sudah tak kuasa menahan tangisnya yang selama ini sudah ia tahan.

Joong Ki merengkuh tubuh hyo in dan mengusap punggung adiknya itu mencoba menenangkannya.

“aku akan tetap menunggunya bahkan sampai jantungku tak mampu berdetak lagi” ucapnya dalam pelukan joong ki.

joong ki melepaskan pelukannya kemudian merengkuh pipi hyo in dengan kedua tangannya.

“arra, mianhae..oppa tidak akan melarangmu menunggunya lagi. Tapi berjanjilah bahwa kau akan tetap seperti hyo in oppa yang dulu, selalu ceria dan tidak suka berbohong pada oppa, yakseok!” ia usap air mata hyo in dengan kedua ibu jarinya sambil tersenyum.

“yakseok” jawab hyo in dengan menyunggingkan senyumnya. Kemudian mereka memutuskan untuk berangkat bekerja bersama dengan mobil joong ki.

20th October 2011

Meokpo, Jeollu, South Korea

@SPENCER CORP

Hyo In POV

Hari ini ada meeting mengenai proyek besar-besaran SPENCER CORP yang recananya akan berjalan setahun ini. Hm, mungkin ini juga yang menyebabkan perusahaan ini membutuhkan pegawai baru dan aku adalah salah satunya. Tepat pukul 9 pagi kami semua staff dan direktur telah duduk rapi disebuah ruangan yang kurasa cukup luas dengan interior yang simple namun kesan mewah tetap terlihat. Namun, masih ada satu hal yang mengharuskan kami menunda meeting ini sementara waktu. Ya…CEO kami belum tiba, padahal ini sudah hampir 30menit kami menunggu. Benar-benar bukan contoh yang baik.

“ah, kudengar CEO kita itu orangnya sangat tampan dan murah senyum” ucap min yi rekan kerjaku.

“jinjja” aku hanya tersenyum simpul mendengar pernyataannya. Beberapa menit kemudian kulihat  seorang namja memasuki ruang meeting. Namja ini tinggi, putih dengan balutan jas yang begitu serasi dengan kemeja dan celananya yang begitu memperlihatkan bentuk tubuhnya yang sempurna serta rambut blonde yang…chakaman…rambut blonde? Namja mesum? Ani, aku pasti salah lihat.

Kemudian dengan santainya ia duduk di kursi ujung meja meeting. Andwae..tidak mungkin namja mesum ini atasanku. Ahhh…aku masih belum bisa menerima semua kenyataan ini*lebeh.

“Annyeonghaseyo, sebelumnya saya minta maaf karena datang terlambat” namja mesum itu membuka meeting.

“sepertinya di proyek baru kita ini akan banyak sekali orang-orang baru. Kalian boleh memperkenalkan driri terlebih dulu. Ah, aku hampir lupa. Joneun Lee Hyukjae..aku adalah CEO diperusahaan ini” ucapnya dengan penekanan pada kata CEO sambil menatapku dengan tatapan yang sama dengan kemarin.

Satu per satu dari kamipun memperkenalkan diri hingga tiba giliranku.

“Annyeonghaseyo, joneun Song Hyo In imnida, bangapseumnida mohon kerjasamanya” ucapku sembari membungkuk tanda hormat kemudian duduk kembali. Kulihat namja itu terus melihat kearahku mengeluarkan evil smirknya, hah..bagaimana namja mesum seperti dia itu bisa jadi CEO.

Meetingpun usai dan kami semua keluar dari ruangan ini, namun belum sempat aku mencapai pintu seseorang menggenggam tanganku kemudian membisikkan sesuatu ditelingaku.

“selamat datang nona Song! Ani, kurasa cepat atau lambat margamu itu akan berganti menjadi Lee. Aku sudah bilangkan kalau kita akan lebih sering bertemu” aku sedikit bergidik mendengar kata-katanya. Apakah ini maksud dari kata-katanya waktu itu?

“jeosonghaeyo Tn. Lee, ini dikantor. Jadi bisakah anda sedikit sopan, dasar namja mesum” aku melepaskan genggaman tangannya kemudian bergegas menuju ruanganku tanpa memperdulikannya lagi.

6 Months Later

Mudanjiang, Beijing, China

@AIDEN CORP

Donghae POV

Sorry baby sorry baby neoman neoreul saranghaeso mianhae..jeongmal mianhae

*ceritanya nada dering*

kulihat nama yang tertera dilayar ponselku

“waeyo hyung”

“pulanglah ke korea, minggu depan aku akan bertunangan. Aku juga sudah memberitahu eomma dan appa. Jadi tolong persiapkan dirimu dengan baik”

tuuutt….ttuuttt

“ya…hyung..cha..!” belum sempat kujawab ia sudah menutup sambungan telfonnya.

Apa-apaan monyet itu, seenaknya saja menyuruhku cepat-cepat pulang ke Korea karena seminggu lagi dia akan bertunangan hingga membuat aku, eomma, appa, dan tak terkecuali Hyun Rin kaget karena rencana pertunangannya yang begitu mandadak.

Sebenarnya aku sangat senang, akhirnya monyet itu bertemu juga dengan yeoja yang bisa menaklukkan hatinya. Tapi siapa yeoja itu? bahkan namanya saja dia tidak mau memberi tahu kami. Aku jadi penasaran siapa sebenarnya yeoja yang sudah meluluhkan hatinya.

Hari  ini kuputuskan untuk pulang dan bersiap-siap pulang ke Korea. Kuserahkan urusan AIDEN kepada Park ahjussi selama aku berada di Korea. Aku pulang ke korea bersama Hyun Rin, sebenarnya aku tidak ingin mengajaknya karena aku tahu dia paling tidak suka naik pesawat tapi karena dia yang memaksa akhirnya aku turuti mengingat setiap kali dia marah pasti aku yang akan jadi sasaran kemarahan appa dan eomma.

Kamipun sampai dibandara bersama eomma dan appa dan berangkat 10menit kemudian. Setelah perjalanan satu jam yang cukup melelahkan bagiku karena Hyun Rin selalu saja merengek ingin turun padahal pesawat sudah tinggal landas hingga membuatku, appa dan eomma kelabakan. Tidak mungkin aku menurunkannya kan (?).

Akhirnya kami sampai di Incheon Airport, didepan sudah siap beberapa pengawal yang menjemput kami dan langsung melesat kerumah Hyukjae. Sesampai dirumah kami langsung disambut oleh Hyukjae.

“bagaimana perjalanan kalian” tanya hyukjae setelah sampai kedalam rumah.

“kenapa rencanamu itu mendadak sekali, kami bahkan tidak mempersiapkan apapun” bentakku sedikit emosi padanya.

“ya, dasar adik tidak sopan. Baru saja sampai sudah membentakku seperti itu. Apa kau tidak merindukan hyungmu yang keren ini” jawabnya sedikit narsis.

“asal kau tahu saja, sebenarnya aku pulang hanya ingin bertemu dengan calon kakak iparku”

“mworago”

“dasar monyet gila”

“dasar ikan kembung” akhirnya kamipun bergelut ala anak kecil. *bisa bayangin gak readers?*

“ya, kalian ini sudah dewasa bisakah kalian bersikap layaknya orang dewasa? Kaliankan baru saja bertemu kenapa harus bertengkar” Hyun Rin yang sudah tidak tahan melihat tingkah kami akhirnya menarikku kedalam kamar. Sementara eomma dan appa hanya senyum-senyum saja melihat kami bertengkar.

Keesokan harinya

Kona Bean Cafe

7 P.M

Author POV

Malam ini adalah malam pertemuan antara keluarga Lee dan Song sekaligus acara pertunangan Hyo In dan Hyukjae. Mereka memang sengaja mengadakan acara yang sederhana. Hyo In datang bersama Joong Ki dan Hyukjae datang bersama eomma dan appanya. Lama mereka berbincang-bincang hangat saling mengenal mengingat ini adalah pertemuan pertama kedua keluarga ini. Orang tua hyukjaepun terlihat begitu menyukai Hyo In. Sementara Hyo In hanya mendengarkan dan sesekali menimpali perbincangan mereka. Mungkin raganya memang disini, namun pikiran dan hatinya sedang berada ditempat lain.

“appa, donghae eoddiga?” tanya hyukjae.

“dia bilang masih dalam perjalanan, sebentar lagi pasti sampai. Bersabarlah sedikit” ucap appa hyukjae menenangkan hati putranya.

Hati Hyo In  berdebar hebat, apakah benar orang yang akan ia temui adalah donghaenya, namja yang sudah 4 tahun menyita hati dan pikirannya.

#Flashbak on

Setelah pertemuan pertamanya dengan Hyo In ditambah lagi ia mengetahui bahwa yeoja itu adalah salah satu staff-nya, Hyukjaepun semakin tergila-gila dengannya. Sebulan mencoba mendekati yeoja itu namun hanya penolakan yang diterima hyukjae hingga akhirnya yeoja itu menerima cintanya. 5 bulan menjalin hubungan akhirnya hyukjae memutuskan untuk bertunangan dengan Hyo In. Awalnya ia menolak, namun melihat oppanya yang begitu bahagia akhirnya ia menyetujui rencana hyukjae walaupun hatinya begitu berat meninggalkan donghae, ia merasa telah menghianati namja itu.

“besok eomma, appa, dan dongsaengku akan datang saat pertunangan kita” ujarnya saat istirahat makan siang dikantor. Tadi mereka memutuskan untuk makan dikantin kantor saja.

“dongsaeng? Oppa punya dongsaeng? Kenapa selama ini aku tidak pernah bertemu dengannya?” tanya Hyo In heran

“ne, lebih tepatnya namdongsaeng. Mian aku tidak pernah memberitahumu sebelumnya dan mengapa kau tidak pernah bertemu dengannya itu karena selama ini dia tinggal di China mengurus AIDEN bersama appa dan istrinya” jawabnya sembari menggenggam salah satu tangan yeojanya itu.

“gwaenchana oppa, kalau aku boleh tahu siapa namanya?”

“namanya Lee Donghae, mungkin besok mereka akan sampai di korea”

DEG, nama itu sontak membuatnya mengingat namja yang sejak dulu bahkan hingga kini selalu memenuhi otak dan hatinya. Tidak mungkin dia donghaeku, donghaeku tidak mungkin sudah menikah, dia berjanji akan kembali padaku. Ya, aku yakin dia pasti bukan donghaeku, ada beratus-ratus nama donghae didunia ini. Pikirnya dalam hati.

#Flashback off

 

Author POV

Yang ditunggupun akhirnya tiba, seorang namja datang bersama seorang yeoja dengan langkah yang sedikit tergesa memasuki kafe tersebut. Kemudian mereka duduk ditempat yang memang disediakan untuk mereka.

“mianhae…kami terlambat” suara namja itu memecah keheningan yang sempat tercipta.

ditengah kedua keluarga ini. Kemudian mereka duduk ditempat yang memang sudah disediakan untuk mereka.

“donghae-ah” suara Joong Ki terdengar begitu pelan namun masih bisa didengar oleh Hyo In dan membuatnya mau tidak mau mendongakkan kepalanya. Ia hanya bisa terdiam terpaku menatap namja yang selama ini ia tunggu kini benar-benar ada dihadapannya sekarang. Namun raut wajahnya mulai berubah seakan penuh dengan tanda tanya saat melihat yeoja yang berada disamping namjanya.

Hyo In POV

“mianhae…kami terlambat” suara itu, namjaku? Benarkah ia donghaeku?

aku masih ragu untuk menatap namja itu. Takut jika ia memang benar-benar donghaeku, namja yang selama ini aku tunggu.

“Hyung” ya…itu suara donghae, dengan sedikit ragu kutatap wajah namja itu.

“donghae-ya” lirihku dalam hati. hatiku bergemuruh, debar jantungkupun semakin cepat, aku ingin memeluknya menumpahkan segala kerinduanku selama ini tapi itu semua tidak mungkin kulakukan didepan kedua keluarga kami. Aku melihat sosok yeoja cantik disebelahnya, mungkinkah itu…istrinya? apakah benar donghae menghianatiku? Dia sudah menjadi suami orang lain, menjadi milik yeoja lain? nafasku memburu, dadaku sesak, mataku memanas, aku ingin menangis. Nan eotteohke?

Donghae POV

“Hyung….” aku kaget melihat Joong Ki hyung tengah duduk disamping seorang yeoja, mungkinkah ia..

“Hyo in-ah” lirihku dalam hati. Ia mendongakkan wajahnya menatapku dengan tatapan datar. Aku tak kuasa menatap matanya. Rasa bersalahku selama ini menyeruak semakin kuat. Hyo In, yeojaku yang begitu aku cintai, yeoja yang telah kubuat menunggu sesuatu yang sia-sia, yeoja yang telah kuberi harapan kosong.

Mianhae Hyo In-ah…jeongmal mianhae. Aku tak sanggup melihat wajahnya, aku ingin memeluknya, menjelaskan semua yang telah terjadi selama ini.

Tuhan….apa yang harus kulakukan….

To Be Continued_

Akhirnya part 2 nya selesai setelah perjuangan panjang memeras otak karena UTS yang tak kunjung selesai..hm..pasti tambah gaje ya ceritanya. Mian ya readers kalo ff abal-abal ini tambah gak enak dibaca. Kritik dan saran tetap di tunggu dari para readers. Gomapseumnida buat readers yang masih bersedia membaca ff saya ini.

Annyeong…

#seret eunhyuk kekamar kekekeke *digebukin jewels

25 thoughts on “Stay [Part 2]

  1. huahuahua.. OMG!!! Apakah akan ada CLBK? Cinta Lama Belum Kelar?!! trus Hyuk gimana?? cinta segi berapa ini?? *lebay

  2. sebenernya donghae kenapa ninggalin hyo in? Mian ya tp jgn marah, tp ini alurnya kecepetan :s tiba2 aja hyuk udah tunangan sama hyo :s

  3. Ternyata orang yang ditunggu” oleh Hyo In itu Donghae..
    Gimana kisah mereka selanjutnya,,Donghae udah merit,,mantan pacarnya sendiri (Hyo In) mau bertunangan dengan kakaknya (Eunhyuk),,miris banget..
    Klo Donghae cinta sama Hyo In, kenapa bisa menikah dengan perempuan lain yah?

  4. Yah ternyata betul, Hyo in mjd sgt sedih pria yg memberi harapan pd nya dan ia percayai akan menjaga cinta mrk rupanya sdh menikah dgn org lain, Hyo In sendiri sbtlnya hanya menerima Hyukjae oppa begitu saja krn sbtlnya dlm hati nya hanya ada Donghae oooa

  5. Untung aje yang nunggu donghae,si hyo in eonn~!!!coba kalo aku yang disuruh nunggu donghae?.ogah ih,emang ga aus apa nunggu yang gak pasti~!!!eaeaeaea

  6. Nah nah pan udeh ketemu , apaan php banget jd cowok lu bang -_-
    udeh gpp am hyuk aja dia kan sexy tinggi lagy , haaahaha
    tapi masih kepo am asa lalu mereka:/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s